Sunday, May 18, 2014

Keberagaman dan Cinta dalam “Madre”


Judul                  : Madre
Penulis               : Dewi Lestari
Editor                 : Sitok Srengenge
Penerbit              : Bentang
Tahun Terbit      : 2011
Tebal                  : 160 halaman

Madre merupakan etalase karya Dewi “Dee” Lestari dari tahun 2004 – 2009, bukan hanya kumpulan cerita pendek biasa yang terdiri dari kumpulan 13 cerita fiksi dan prosa pendek. Dee melalui Madre menunjukkan keberagaman suku.
Selain Madre yang menjadi biang dari buku ini, masih ada cerita yang lainnya yang tak kalah menarik. Dee selalu punya pesona dalam karya-karyanya. Buku yang menunjukkan keberagaman. Tak hanya cerita cinta yang dikisahkan dalam kumpulan cerita ini. Selain tema perjuangan sebuah toko roti dalam Madre, ada juga tentang reinkarnasi, dilema cinta dan persahabatan, percakapan antara ibu dengan janinnya, juga seuah kemerdekaan abadi. Tema cinta selalu menarik karena cinta adalah sesuatu yang dekat dengan manusia.
…………………..
Barangkali cinta/ Karena darahku, nafasku, kulitku, dan tatap mataku/ Kehilangan semua makna dan gunanya/ Jika tak ada engkau di sebrang sana
Barangkali cinta/ Karena darahmu, nafasmu, kulitmu, dan tatap matamu/ Kehilangan semua perjalanan dan tujuan/ Jika tak ada aku di sebrang sini
Pastilah cinta/ Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan/ Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu/ Dan menjembatani semuanya/ Demi memahami dirinya sendiri.

***

No comments:

Post a Comment

Menawi pamaos gadhah panyaruwe, uneg-uneg, utawi pitakonan ngenani seratan menika, kula sumanggakaken komen ing ngriki. Sumangga. Maturnuwun.